Fulanah is still Learning

Sebut saja dia Fulanah

Fulanah terhenyak,

Merasa Bodoh

Kecewa

Bukan, bukan pada mereka

Tapi pada diri sendiri

Pada diri yang begitu bodoh mempercayai orang lain.

Pada diri yang terlalu bodoh tak bisa belajar dari masa lalu.

Bukankah hal seperti sudah terlalu sering ia rasakan.

Fulanah sangat sadar bahwa tiada yang kebetulan di dunia ini

Semuanya sudah tersusun begitu sempurna oleh sebaik-baik perencana

Mungkin ini jalan Tuhan agar Fulanah terus belajar

Belajar dari kumpulan hari-hari yang telah lalu

Seperti hakekatnya,

Hidup ini adalah proses belajar tiada henti.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s