Belajar dari Buku Jagat Perempuan

Malam ini di tengah randomnya pikiran dan suasana hati, selarut ini mata belum berhasil terpejam. Yah mungkin ini waktunya membaca kembali koleksi buku lama saya. Buku tentang kutipan kebijaksanaan perempuan. Buku yang menarik menurut saya, karena jika dipahami buku ini mengulas bagaimana kebijaksanaan seorang perempuan (penulis) dalam menjalani lika liku kehidupannya, bahasanya ringkas dan mudah dipahami. Di bagian 14 saya tertarik untuk menyalinnya di sini dengan beberapa penyesuaian, semoga penulis berkenan dan semoga yang membaca dapat mengambil makna yang tersirat dari tulisan ini. Aamiin aamiin ya robbal’alamin.

 

“Banyak kasus perceraian terjadi. Kadang aku mengerti sepenuhnya, walau kadang aku juga tidak habis mengerti, karena aku-pun menjalani perahu yang bernama pernikahan ini. Aku pahami sepenuhnya apa yang mereka rasakan. Pernikahan adalah ikatan dua jiwa yang berbeda, karena memang jiwa tidak ada yang sama, dan karena memang Tuhan telah menjadikannya sedemikian rupa. Maka, perbedaan bukannya untuk disamakan, tapi disatukan, dianggap sebagai sebuah kelebihan bagi masing-masing. Lalu, proses pemahaman ini adalah realisasi dari sebuah proses ujian, di mana iman kita diuji, mampu atau tidak berjalan dalam perahu yang sama, sementara masing-masing jiwa menyimpan harapan dan keinginan yang bisa jadi kadang berbeda. Lalu perjalanan mengajariku bahwa ada satu sisi dari jiwa kita yang harus mengalah dan menahan diri. Masing-masing bertugas menjadi rem bagi keberadaan yang lain, dan di situlah letaknya amar ma’ruf. Dan jika akhirnya terjadi perceraian, sebenarnya adalah sebuah kekalahan di mana kita tidak mampu mempertahankan perahu ini. Seburuk apapun pandangan kita terhadap pasangan, seberat itu pula ujian dan sebanyak itu pula Tuhan menyimpan ganjaran terhadap kita jika kita mau menyikapi dengan kuat….. “

 

“Duhai pernikahan ini memang bukan ikatan main-main, ini perjanjian yang berat, mitsaaqan ghaliizhan, menantang siapa saja untuk menjalaninya dan berpegang teguh di jalan Allah.”

 

Sumber:
Shekinah, Bunga (2009). Jagat Perempuan: 171 Tips Kutipan Kebijaksanaan Seorang Perempuan. Yogyakarta: Vanvijaya Publishing dengan beberapa penyesuaian.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s