Berdua Saja (oleh: Kurniawan Gunadi)

Hari ini aku menghabiskan waktu seharian dengan ibu. Mulai dari bangun pagi hingga malam ini. Sepagi tadi, ibu memasak makanan kesukaanku. Aku turut membantu, mulai dari menyiapkan bahan sampai mencuci piring.

Meski beberapa kali ibu menyuruhku untuk membiarkannya. Aku tidak ingin melepaskan begitu saja waktu-waktu yang berharga ini. Sebelum minggu depan pergi jauh dari rumah ini, mungkin hanya akan kembali sesekali. Aku sudah mulai mengenal perasaan rindu padahal belum meninggalkan rumah ini sama sekali.

Aku rindu ibu membangunkanku setiap pagi. Aku rindu suara musik yang terdengar berdentum keras saat bapak di ruang kerjanya. Aku rindu udara pagi yang dingin, rindu bau selimut dan boneka. Aku rindu suara gerbang yang dibuka. Rindu suara dedaunan di samping kamar yang menggesek jendela.

Kami menghabiskan waktu bersama-berdua seharian ini. Bercerita tentang banyak hal, lebih banyak tentang nasihat. Juga pelajaran-pelajaran berharga dari hidup orang tua. Tentang berkeluarga, tentang anak, tentang saudara, tentang bekerja, tentang sekolah, tentang anak, dan begitu banyak pelajaran yang aku miliki hari ini.

Orang tua di manapun selalu ingin anaknya memiliki kehidupan yang lebih baik dibanding dirinya. Pelajaran itu baru saja disampaikan untuk tujuan itu, agar anak-anaknya tidak mengulang kesalahan-kesalahan serupa dari orang tuanya, juga agar anak-anaknya bisa mengambil kebaikan dan contoh pada tindakan-tindakan yang benar.

Waktu terasa begitu cepat berlalu, sehari dua hari, sebulan dua bulan, setahun dua tahun. Rasanya baru kemarin aku berlarian menjadi anak kecil. Dimanja dan ditimang. Kini waktu berlalu bertahun lamanya, ada hal-hal keniscayaan yang memang sudah takdirnya demikian. Ada waktu yang akan memisahkan anak dan orang tuanya. Sebab sekolah merantau atau berasrama, sebab anaknya pergi bekerja di luar kota, dan sebab pernikahan.

Ku kira, dibalik begitu bersemangatnya ibu terhadap pernikahanku. Aku tidak tahu bagaimana di dalam hatinya, mungkin suatu hari nanti aku akan merasakan hal yang sama.

©kurniawangunadi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s