Belajar Legowo dengan Kenyataan Hidup

Kata legowo dalam Bahasa Jawa berarti menerima dengan lapang dada. Satu kata yang sering kali kita dengar dalam kehidupan sehari-hari. Mudah mengucapkannya namun tak semudah itu menerapkannya. Dalam hidup ini Tuhan telah begitu adil menuliskan jalan hidup hambanya. Setiap hamba tak mungkin selamanya bahagia, ada kalanya Tuhan mempergilirkan kita dengan kejadian yang menguji kesabaran kita, kesyukuran kita. Tujuannya apa? Tujuannya agar kita menjadi hamba yang … Lanjutkan membaca Belajar Legowo dengan Kenyataan Hidup

Catatan Akhir Tahun

Ada begitu banyak hal yang telah kulalui. Hal-hal ayang bahkan tak terduga sebelumnya. Hal yang bahkan tak kusangka aku mampu melaluinya, tapi Allah memampukanku. Allah yang Maha Memampukan hambaNya yang lemah ini. Maka kepada siapa lagi aku berharap dan meminta pertolongan selain padaMu ya Robb. Mudahkanlah, Mampukanlah aku melalui semua ini. Berkahilah tiap langkah dan perbuatanku. Aamiin aamiin ya robbal’alamin. Dengan menyebut nama Allah yang … Lanjutkan membaca Catatan Akhir Tahun

Seperempat Abad

Semoga makin bertambah usia makin belajar untuk bersyukur. Thank you Allah for always loving me. untuk seperempat abad yang telah Engkau berikan kepadaku untuk mereka yang senantiasa mencintaiku, menyayangiku tanpa kata Terima kasih untuk setiap kejadian yang Engkau takdirkan, untuk kulalui Mampukanlah aku untuk senantiasa bersyukur Ya Allah Memaknai setiap titipan yang Engkau beri kepadaku Beri aku kesempatan aku untuk mengukir senyum mereka aamiin Bandung, … Lanjutkan membaca Seperempat Abad

Keabsurdan & Rindu: Sebuah Konstelasi

Entah apa yang sedang terpikirkan Ada begitu banyak hal semestinya kukerjakan saat ini Sayangnya pikiran kadang tidak pada tempatnya Begitu absurd Rasanya otak sudah melaju jauh, tapi Apadaya langkahku masih di sini Absurd Entahlah….. Mulai meragu dengan jalan pikiranku sendiri Tetiba rindu suara-suara itu, Suara yang dimiliki sosok-sosok yang selalu mampu menyemangatiku Ibu, aku kangen… Bapak, aku kangen…. Yah mungkin di balik keabsurdan pikranku, tindakanku, … Lanjutkan membaca Keabsurdan & Rindu: Sebuah Konstelasi

Tentang Kita dan Jarak Bandung – Kulon Progo

Sumber Gambar: Googlemap (2016, hlm.-) Yang kutahu Allah tak akan memberikan sesuatu di luar batas kemampuan hambaNya. Begitupun tentang keadaan kita sekarang, akupun percaya ini hanya sekedar jarak. Aku percaya kita mampu melalui semua tahap ini, kita mampu melaluinya bersama… Dan jarak ini mengajarkan begitu banyak hal pada kita Jarak ini begitu menguatkan Jarak ini mengajarkan kita untuk terus belajar Saling mengerti, Saling memahami, Saling … Lanjutkan membaca Tentang Kita dan Jarak Bandung – Kulon Progo

Berdua Saja (oleh: Kurniawan Gunadi)

Hari ini aku menghabiskan waktu seharian dengan ibu. Mulai dari bangun pagi hingga malam ini. Sepagi tadi, ibu memasak makanan kesukaanku. Aku turut membantu, mulai dari menyiapkan bahan sampai mencuci piring. Meski beberapa kali ibu menyuruhku untuk membiarkannya. Aku tidak ingin melepaskan begitu saja waktu-waktu yang berharga ini. Sebelum minggu depan pergi jauh dari rumah ini, mungkin hanya akan kembali sesekali. Aku sudah mulai mengenal … Lanjutkan membaca Berdua Saja (oleh: Kurniawan Gunadi)

Belajar dari Buku Jagat Perempuan

Malam ini di tengah randomnya pikiran dan suasana hati, selarut ini mata belum berhasil terpejam. Yah mungkin ini waktunya membaca kembali koleksi buku lama saya. Buku tentang kutipan kebijaksanaan perempuan. Buku yang menarik menurut saya, karena jika dipahami buku ini mengulas bagaimana kebijaksanaan seorang perempuan (penulis) dalam menjalani lika liku kehidupannya, bahasanya ringkas dan mudah dipahami. Di bagian 14 saya tertarik untuk menyalinnya di sini … Lanjutkan membaca Belajar dari Buku Jagat Perempuan